FAQ TSS MASERATI F1
1. Berapa Harga dan Kemasan Maserati F1?
- Kemasan 10 rb butir, harga disarankan di petani Rp. 260.000/pack
- Kemasan 500 grm, harga disarankan di petani Rp. 4.200.000/pack
- Harga tersebut merupakan harga jika TIDAK ADA promo buy 1 get 1
2. Keunggulan TSS Maserati F1 dibanding TSS lainnya?
- Warna umbi lebih merah merona dan warna merah umbinya paling cepat merata. Sudah sangat terlihat perbedaannya sewaktu pindah tanam umur 40-50 hss
- Dapat dipanen lebih awal (50-60 hst) seperti umur panen dari bibit umbi sehingga ukurannya tidak Jumbo seperti TSS lainnya dan dapat ditahan panennya jika harga sedang murah hingga 90 hst
- Rasa/Aroma lebih pedas dibandingkan TSS lainnya dan tidak hambar
3. Berapa jumlah anakan TSS MASERATI F1 dibandingkan dengan umbi?
- Umumnya TSS lebih dominan tunggal. Hal ini dikarenakan biasanya umbi pecah/anakan dahulu baru pembesaran sedangkan TSS pembesaran dahulu lalu pecah/beranak
- Biasanya TSS mulai pecah/anakan pada umur 40 hst. Jika menginginkan anakan yang lebih banyak, TSS Maserati dipanen tua sekitar 80-90 hst.
- Selain umur tanaman, jumlah anakan lebih banyak didapatkan jika : (1) Ditanam di dataran tinggi; (2) Terjadi kondisi tanaman stress (perbedaaan suhu siang & malam yang signifikan) dan kandungan organik didalam tanah tinggi.
4. Apakah umbi Maserati hasil panen TSS dapat ditanam kembali seperti yang lain?
Tentu bisa. Seperti bibit umbi lainnya, umbi Maserati harus disimpan dan membutuhkan waktu dormansi sekitar 2-3 bulan sebelum ditanam kembali. Umbi Maserati kurang disarankan untuk ditanam didataran tinggi. Hal ini dikarenakan, tanaman dari umbi Maserati di dataran tinggi lebih banyak berbunga
5. Apakah jika tanam dari umbi Maserati bisa beranak/pecah?
Bisa,
umbi Maserati seperti pada bawang umbi lainnya. Jika ditanam kembali
bisa pecah tetapi dari jumlah anakannya tidak akan sebanyak dari bawang
umbi lokal lainnya. Jumlah anakan akan lebih banyak pada
penanaman-penanaman berikutnya
6. Apakah dari penanaman umbi Maserati ada perubahan kualitas tanaman atau umbi?
Pasti ada yang berubah. Umumnya ukuran umbi akan lebih kecil. Kembali kepada tujuan penggunaan benih bawang merah dari biji (TSS), bibit umbi tetap membawa penyakit bawaan dan terakumulasi di setiap penanamannya.
7. Umur panen penanaman dari TSS terlalu lama dibandingkan dengan umbi!!
Berbeda
dengan TSS lainnya, untuk TSS Maserati F1 saat ini kami kembangkan
dapat dipanen umur 50-60 hst sehingga umur panennya hampir sama dengan
panen dari bibit umbi. Saat ini disarankan untuk penanaman tabela atau sebar langsung tanpa pindah tanam
8. Tetapi tetap kalau dari TSS harus disemai dahulu dan itu lama!!
Kalau menghitung umur persemaian berarti harus dihitung juga umur atau waktu dormansi bibit umbi, penyimpanan sekitar 2-3 bulan sebelum dapat ditanam kembali
9. Petani biasa membeli bibit umbi sehingga tidak menghitung umur atau waktu dormasi bibit!!
Jika petani terbiasa membeli bibit, saat ini sudah mulai bermunculan petani-petani penyemai yang menangkap peluang tersebut dan menjual seedling atau bibit yang siap pindah tanam
10. Tanam TSS itu rumit terlebih lagi proses pencabutan rumput dan tidak bisa menggunakan herbisida!
Betul.
sesuatu yang baru pasti terasa akan lebih rumit dari yang rutin kita
lakukan tetapi jika dilakukan terus-menerus nantinya akan tidak terasa
rumit lagi. Herbisida bisa dilakukan pada saat pengolahan lahan 10 hari
sebelum pindah tanam dan 20 hari setelah pindah tanam (minimal setelah kotiledon/cangkang benih telah jatuh). Saat ini mulai berkembang penanaman petani yang menggunakan herbisida setelah pindah tanam.
11. Apakah TSS Maserati F1 bisa ditanam langsung (tabela) tanpa disemai dahulu?
Daya tumbuh TSS Maserati F1 lebih baik dari TSS lainnya sehingga dapat ditanam benih langsung (tabela). Sangat disarankan jika tanam benih langsung hanya untuk musim kemarau. Saat ini mulai dikembangkan alat tanam benih langsung tetapi hanya berfungsi dengan baik di lahan yang remah berpasir.
12. Bagaimana cara mendapatkan hasil panen TSS Hibrida Maserati yang lebih tinggi dari bibit umbi dan mudah untuk dijual di pasar lokal
Potensi hasil TSS Hibrida Maserati lebih tinggi dibandingkan dari penanaman bibit umbi bawang merah. Salah satu kendalanya adalah ukuran umbi yang besar dan sulit untuk masuk ke pasar lokal yang belum mengenal. Teknik penanaman yang dikembangkan adalah dengan cara peningkatan populasi tanaman dengan cara tabela maupun tanam 3 bibit/lubang atau lebih. Jarak tanam antar baris yang disarankan adalah minimal 15 cm agar memudahkan dalam perawatan dan tanaman cukup mendapatkan sinar matahari.





Post a Comment